Kamis, 31 Maret 2016

YUME


Takahiro Morita




Author  : Erinsa Bella
Cast     : Me and Taka (from ONE OK ROCK)
Enjoyed my fanfic! ^^
                       
                                *****

“Aku pulang~”

Aku mecopot sepatuku dan menaruhnya di rak. Huhh.. rasanya lelah sekali sampai remuknya terasa ke tulang! Hari ini banyak sekali kegiatan di sekolah yang menguras tenaga.
Lalu aku berjalan sempoyongan ke kamar sambil membawa setumpuk buku.

“Hari ini melelahkan sekali, Tuhan!”

Aku melempar tas ku sembarang dan melompat berbaring di ranjang. Aku merogoh saku celana untuk mencari ponselku.

“Notes... and... words. Ah! Ketemu.”

Aku memutar lagu kesukaanku dan mulai bernyanyi.

“I wanna dance, like no ones watching me. I wanna love, like It’s the only thing I know.. I wanna laugh, all your tears away. I wanna sing like every single note and word It’s all for you. Is this enough? I wanna... “

BIP BIP BIP..

Eh? Sialan! Baterai ku habis! Padahal aku masih ingin mendengar suara Taka ku  T.T

Aku berdiri dan melempar ponselku ke sofa. Lalu aku mulai berjalan ke kamar mandi sambil merutuki ponselku yang tiba-tiba mati dan menghancurkan duet ku bersama Taka.

“Another song for you, about your love. Cuz you love the me that full of faults. I wish you could see it from this view, cuz everything around you, is a little bit brighter from your love..”

“Apakah aku harus menyanyikannya sampai habis?”
 
Suara itu... sepertinya aku kenal..
Bukankah ponselku tadi mati? Bagaimana bisa suara Taka bisa terdengar jelas ditelingaku? Aneh. Siapa juga yang berbicara barusan?
Sontak aku menghentikan langkahku dan mencari sumber suara.

DEG!

“TA... TA.. TAKA.. TAKAA??!”

Seorang pria berambut keriting pendek memakai kaos oblong berwarna putih sedang duduk di pinggir ranjangku sambil menatapku.

“K-kau.. kau benar-benar.. Taka?!”

Ia tersenyum manis sambil mengedipkan sebelah matanya.

GILA.

Dia TAKA! Aku mengerjapkan mata berkali-kali, tidak mungkin!

1 detik… 2 detik…

Okay, ini mungkin sedikit gila dan aku benar-benar harus diperiksa karena sakit jiwa dan terlalu menghayal!

Aku memberanikan diri untuk mendekatinya. Dia terus saja menatapku. Aku duduk disampingnya dan menatapnya dengan ekspresi yang sedikit.. yah begitulah.

Taka mendekat padaku. Tubuhnya sangat dekat denganku. Wangi tubuhnya seakan menghipnotisku. Ya tuhan! Apa ini?

Aku terus menghindari tubuhnya dan terus geser ke samping.

Tapi ia terus mendekat dan mendekat. Membuatku sedikit takut.

“Hei! jangan mendekat!”

“Kubilang jangan mendekat!”

“Hei.. aku memang fans berat mu. Tapi kau membuatku takut..”

“TAKA!”

BUKK!!

Aww~!

Pantatku mendarat dengan mulus di lantai. Yeah, aku jatuh dari ketinggian 50 cm ˍ
Lebih tepatnya dari ranjang sialan itu. Dan dengan santainya Taka melihatku dari atas ranjang sambil memasang wajah tidak berdosa. Ahh! Wajah manisnya itu!

Sudah kupastikan wajahku sekarang semerah kepiting rebus.
Aku memang tidak tahan melihat wajah Taka yang manis itu. Dia juga sangat tampan. Karena itulah aku mengidolakannya.

“Maafkan aku, aku hanya ingin berbicara denganmu. Tapi kau terus saja menghindar.”

What the hell? Kau hanya ingin berbicara padaku tapi kenapa tidak bilang dari tadi?!
Aku tidak mungkin menderita seperti ini jika kau tidak membuatku takut!

Aku meringis kesakitan sambil meraba-raba pinggang ku.

"Hey! Are you okay? What happen babe?"

Taka mendekati ku yang sedang terduduk sambil memasang wajah kaget bercampur bingung. Sebenarnya ada sedikit perasaan pasrah atas kejadian ini. Entah apa lagi yang terjadi selanjutnya. Aku akan mencoba berbaur dan bertingkah seperti tidak terjadi apa-apa.

"Hm? Tidak ada apa-apa. Hanya sedikit sakit. Hanya sedikit." ujarku sambil tersenyum konyol.

"Begitukah? Okay, sekarang kau naiklah ke atas ranjang, aku akan menemanimu."
Taka menggendongku dan menurunkanku perlahan di atas ranjang. Dia lalu berpindah posisi duduk disampingku dan menyandarkan kepala nya di bahu ku.

“Hm.. Taka.. apa yang kau lakukan?”
Ujarku yang masih kaku dan tak tau harus berbuat apa.

“Aku sedang menemanimu. Apa ada yang salah?”

“Hanya saja ada yang aneh.”

“Apanya?”

Aku menghela nafas panjang dan mulai berbicara panjang lebar.

“Aku hanyalah gadis biasa yang baru saja pulang dari sekolah. Entah salah apa aku ini! Tiba-tiba saja seorang TAKA yang jelas-jelas adalah satu-satunya idola ku dan ia yang sangat aku gilai tiba-tiba berada duduk dengan santai di atas ranjangku sambil menyanyikan Notes’n’Words?! Untung saja aku tidak terkena serangan jantung!”

"Hah.. PUAHAHAHAHAHAHAHAHAH~~" laki-laki itu memegangi perutnya sambil tertawa lepas. Aku menatapnya dengan mulut menganga seakan tak percaya dengan reaksi Taka.

"Apa kau bilang huh? Kau tidak sakit kan? Apa kau baik-baik saja? Hei, dengarkan. Aku ini kekasihmu! Apa kau terlalu lelah sampai melupakan aku huh? Kita sudah lama berhubungan. Dan kau lah yang selalu menemaniku dari nol sampai aku sukses dengan band ku seperti sekarang. Kaulah malaikatku.."
Taka merengkuh wajahku dan menatapku penuh arti.

Perlahan ia mendekatkan wajahnya padaku dan mengecup keningku dengan lembut.

"Jangan bicara yang aneh-aneh lagi. Percayalah aku selalu disini...... "

Aku hanya bisa terdiam menatapnya. Entah apa yang terjadi pada hidupku ini. Aku hanya merasa sangat nyaman berada didekatnya. Seseorang yang biasanya hanya bisa kulihat dari layar, kini tepat berada di depanku.
 

“Taka.. “

“Hm?”
Ia menggenggam tanganku erat, seakan tak mau melepasku walau sekejap.

“Aku mencintaimu..”

“Aku lebih mencintaimu..”

Aku bahagia. Entah ini mimpi atau apapun aku tak peduli. Aku hanya bahagia.
Dengan adanya dirimu disini, aku yakin bahwa 'mimpi' tidak selalu menjadi khayalan semata.
Asal aku yakin, aku percaya bahwa mimpi gila ku tentang mu itu nyata. Dan aku berani menjalaninya. 

Taka, kau adalah mimpi terindahku! Tetaplah hidup dalam hatiku! ^^


-FIN

Tidak ada komentar:

Posting Komentar